Tim Gabungan Polsek Penukal Sisir Lahan Rawan Kebakaran di Desa Betung Barat


PALI, Buletin Jurnalis
- Anggota Polsek Penukal bersama tim gabungan dari TNI, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan patroli terpadu pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Betung Barat, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Senin (30/3/2026). Kegiatan tersebut merupakan patroli hari kelima dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di wilayah rawan.

Tim patroli terdiri dari Brigpol Bayu Hariansyah, S.H dari Polri, Sertu Zainun dari TNI, Jimiansyah selaku Ketua Tim dari Manggala Agni, Heri Apriansyah dari Manggala Agni, serta Samson dari unsur MPA. Kegiatan difokuskan pada sosialisasi kepada masyarakat, pengecekan area rawan terbakar, serta pengukuran sumber air sebagai langkah antisipasi dini.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan sosialisasi langsung kepada warga setempat, di antaranya seorang petani bernama Ibu Yama (41) dan Bapak Wirhan (46), guna mengingatkan pentingnya tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama pada musim kemarau yang berpotensi memicu kebakaran.

Selain itu, tim juga menemukan satu area dengan potensi kebakaran kategori sedang seluas sekitar satu hektare yang didominasi vegetasi semak belukar dan kebun karet dengan kondisi tanah mineral dan topografi dataran. Meski demikian, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan tidak ditemukan titik panas (hotspot) maupun kejadian kebakaran selama patroli berlangsung.

Petugas juga melakukan pengukuran sumber air berupa embung di Desa Betung Barat dengan ketinggian muka air sekitar 50 sentimeter, kedalaman 100 sentimeter, lebar 3 meter, dan panjang 12 meter. Kondisi tersebut dinilai masih cukup untuk mendukung upaya pemadaman dini apabila terjadi kebakaran.

Kapolsek Penukal melalui laporan kegiatan menyampaikan bahwa kondisi wilayah Kecamatan Abab saat ini berada pada status waspada, namun masih dalam kendali yang relatif aman karena faktor cuaca yang cukup mendukung.

“Tim patroli terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dan kebun dengan cara membakar. Secara umum wilayah Desa Betung Barat dan Kecamatan Abab berada pada tingkat waspada, namun masih terkendali karena masih sering turun hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” ujar Kapolsek Penukal dalam keterangannya.

Ia menambahkan bahwa curah hujan yang masih terjadi membantu menjaga kelembapan lahan gambut dan mineral di wilayah tersebut, sehingga risiko munculnya titik api secara alami masih tergolong rendah.

Post a Comment for "Tim Gabungan Polsek Penukal Sisir Lahan Rawan Kebakaran di Desa Betung Barat"