MUARA BELITI, Buletin jurnalis – Sosok M. Rifa’i bukanlah nama baru di dunia jurnalistik Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Menjabat sebagai Ketua DPC Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Kabupaten Musi Rawas sejak tahun 2013, ia terus konsisten mengawal profesionalisme pers di wilayahnya.
Ditemui di Sekretariat AKPERSI yang berlokasi di Kelurahan Pasar Muara Beliti, pria yang namanya bermakna "pemimpin yang diagungkan" ini membagikan prinsip hidupnya dalam menjalani profesi sebagai kuli tinta. Baginya, integritas adalah harga mati.“Prinsip saya sebagai jurnalis itu sederhana saja: harus berani, bekerja sesuai Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan selalu bertanggung jawab atas apa yang ditulis serta disampaikan kepada publik,” tegas Rifa’i dengan lugas, Sabtu (13/06/2026).
Perjalanan Panjang Sejak 2013Karier Rifa’i dimulai pada tahun 2013. Selama lebih dari satu dekade, ia telah melalang buana meliput berbagai isu krusial, mulai dari kriminal, hukum, politik, hingga pendidikan. Bidang-bidang ini menuntut ketelitian tinggi dan mental yang kuat.Ia mengisahkan bahwa pengalaman paling berharga baginya adalah saat berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai lapisan sosial.
Dari sana, ia belajar memahami karakter manusia dan pentingnya menyajikan fakta yang murni tanpa distorsi.Namun, profesi ini bukan tanpa hambatan. Rifa’i mengakui bahwa tantangan di lapangan sering kali menguji kesabaran, terutama saat berhadapan dengan narasumber yang sulit ditemui. "Terkadang harus bersabar menunggu berhari-hari demi kelengkapan data agar berita layak tayang," imbuhnya.
Kepemimpinan yang Tegas dan BijakSebagai ketua organisasi, Rifa’i dikenal rekan-rekannya sebagai sosok yang tegas namun tetap bijaksana dalam memberikan arahan. Di bawah kepemimpinannya, AKPERSI Musi Rawas diarahkan untuk menjadi wadah yang tidak hanya melindungi wartawan, tetapi juga memastikan setiap anggotanya bekerja secara profesional.
Melalui pesan singkat namun padat, M. Rifa’i mengingatkan seluruh insan pers bahwa keberanian tanpa etika adalah hal yang berbahaya, dan tulisan tanpa tanggung jawab adalah bentuk penghianatan terhadap kepercayaan publik.(Red/Tim)

Post a Comment for "M. Rifa’i, Ketua DPC AKPERSI Musi Rawas: Wartawan Harus Berani, Beretika, dan Bertanggung Jawab"