PALI, Buletin Jurnalis - Pemasangan lampu tenaga Surya di Kecamatan Abab, Kabupaten PALI, Sumatera Selatan, menuai kritik dan kontroversi di kalangan masyarakat setempat.
Mereka menilai, pemasangan lampu tersebut dianggap kurang strategis dan tidak sesuai dengan harapan serta kebutuhan masyarakat.
" Kami berharap Pemerintah Kabupaten PALI meninjau ulang Titik pemasangan lampu tenaga Surya ini," kata Sumantri Diana, salah satu warga Betung Selatan, Kamis (20/11/25).
Informasi dihimpun dari berbagai sumber, Proyek pemasangan lampu tenaga Surya ini bersumber dari dana APBD Pali Tahun 2025, dengan nilai total Rp 800 juta.
Untuk pemasangan lampu tenaga Surya tersebut, meliputi Desa Betung, Desa Betung selatan, Desa Betung Barat, Desa Karang Agung, Desa tanjung kurung, Desa Prambatan Desa, Desa Pengabuan.
Menanggapi hal itu ketua Organisasi Macan Asia Kabupaten PALI, Tuasim (56) berharap lampu tenaga surya dipasang di tempat-tempat strategis dan padat penduduk, bukan hanya untuk kepentingan kelompok tertentu.
" Kita berharap, Pemasangan lampu harus adil sesuai dengan kebutuhan masyarakat, jangan ada KKN dalam proyek ini," ujarnya.
Lanjutnya, Pemerintah Kabupaten PALI untuk memeriksa proyek ini dan memastikan bahwa pemasangan lampu tenaga surya dilakukan dengan transparan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," tandanya.
Sementara beberapa kepala Desa saat dikonfirmasi wartawan via telepon terkait pemasangan lampu tenaga surya itu sebagian tidak merespon.
Penulis: Amirudin

Post a Comment for "Pemasangan Lampuh Tenaga Surya Di Abab Menuai Protes Masyarakat "